
Jakarta – Memiliki umur panjang dengan tubuh yang tetap sehat menjadi salah satu harapan banyak orang. Selain rutin bergerak dan menjaga gaya hidup, pilihan makanan sehari-hari juga dapat berperan dalam mendukung kesehatan jangka panjang. Salah satunya dengan memperhatikan menu sarapan.
Pola makan masyarakat di sejumlah wilayah dengan angka harapan hidup tinggi kerap menjadi perhatian para peneliti. Daerah-daerah tersebut populer dengan sebutan blue zone, yakni kawasan yang memiliki banyak penduduk berusia panjang.
Peneliti umur panjang sekaligus sosok yang memperkenalkan istilah blue zone, Dan Buettner, menilai sarapan dapat menjadi bagian penting dari pola makan masyarakat berumur panjang.
Setelah melakukan pengamatan di sejumlah wilayah seperti Okinawa, Jepang, dan Sardinia, Italia, Buettner melihat adanya pola konsumsi makanan tertentu yang dapat dijadikan inspirasi untuk menjalani pola makan lebih sehat.
Ia bahkan mengibaratkan pembagian waktu makan dengan pepatah, “sarapan seperti raja, makan siang seperti pangeran dan makan malam seperti orang miskin.”
Menurut Buettner, beberapa bahan makanan berikut dapat menjadi pilihan untuk menu pagi jika ingin meniru pola makan masyarakat di kawasan dengan umur panjang:
- Kacang-kacangan
- Sayuran
- Nasi
- Buah-buahan
- Miso
- Gandum
Bahan-bahan tersebut dapat dikombinasikan menjadi menu sarapan yang sederhana sekaligus kaya nutrisi.
Salah satu makanan yang kerap dikonsumsi Buettner pada pagi hari adalah minestrone. Sup khas Italia ini biasanya dibuat menggunakan kuah tomat dengan berbagai isian, seperti kacang-kacangan, kacang polong, bawang, seledri, wortel, tomat, serta pasta.
Menurutnya, sarapan tidak harus selalu berupa makanan yang identik dengan menu pagi pada umumnya. Hidangan seperti sup sayuran dan kacang-kacangan pun dapat menjadi pilihan.
Buettner juga menyarankan untuk mencoba menu sederhana berupa minestrone atau kombinasi nasi dan kacang-kacangan selama satu minggu sebagai alternatif sarapan.
Pola tersebut bukan berarti menjadi jaminan seseorang akan hidup lebih lama. Namun, memasukkan lebih banyak makanan nabati, biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, dan buah ke dalam pola makan sehari-hari dapat menjadi bagian dari kebiasaan makan yang lebih sehat.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan untuk mendukung umur panjang tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan. Pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, tidur, serta kebiasaan hidup sehat lainnya juga perlu diperhatikan secara konsisten.
