
Jakarta – Menjaga tekanan darah tetap terkontrol tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik dan pola tidur. Apa yang dikonsumsi setiap hari, termasuk minuman, juga dapat berperan dalam mendukung kesehatan tekanan darah.
Beberapa bahan alami berwarna merah bahkan diketahui memiliki kandungan yang berpotensi membantu menjaga tekanan darah. Selain mudah ditemukan, minuman yang dibuat dari bahan-bahan tersebut juga dapat menjadi pilihan yang menyegarkan.
Tekanan darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat memengaruhi kondisi tubuh dan berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan. Karena itu, pola makan, asupan garam, aktivitas fisik, dan kebiasaan tidur perlu diperhatikan secara keseluruhan.
Jika ingin menambahkan variasi minuman dalam pola makan, berikut tiga minuman merah yang telah dikaitkan dengan manfaat terhadap tekanan darah.
1. Jus Delima
Buah delima dikenal memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Tidak hanya dikonsumsi sebagai buah, delima juga dapat diolah menjadi jus yang dikaitkan dengan manfaat untuk tekanan darah.
Hubungan tersebut telah diteliti dalam sejumlah penelitian. Salah satunya adalah meta-analisis yang diterbitkan dalam Pharmacological Research pada 2017.
Penelitian tersebut menganalisis delapan uji coba acak terkontrol plasebo dengan total 574 peserta. Dalam penelitian yang dianalisis, durasi konsumsi jus delima bervariasi, mulai dari sekitar dua minggu hingga 18 bulan.
Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah konsumsi jus delima. Penurunan tekanan darah sistolik juga ditemukan tanpa bergantung pada lamanya periode konsumsi.
2. Jus Bit
Jus bit menjadi salah satu minuman yang cukup banyak dikaitkan dengan tekanan darah karena kandungan nitrat alaminya.
Di dalam tubuh, nitrat dapat diubah menjadi oksida nitrat. Senyawa tersebut berperan dalam membantu melebarkan pembuluh darah sehingga berpotensi memberikan pengaruh terhadap tekanan darah.
Bukti mengenai manfaat tersebut juga terlihat dalam tinjauan ilmiah yang diterbitkan di Frontiers in Nutrition pada 2022. Tinjauan tersebut mengevaluasi tujuh penelitian yang membahas hubungan konsumsi jus bit dengan tekanan darah.
Hasilnya menunjukkan bahwa jus bit dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik pada orang yang mengalami hipertensi.
3. Jus Tomat
Tomat juga bisa diolah menjadi minuman yang menyegarkan dan dikaitkan dengan kesehatan tekanan darah. Bahannya relatif mudah ditemukan, sementara rasanya yang asam dapat menjadi pilihan bagi orang yang menyukai minuman dengan cita rasa segar.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Food Science and Nutrition pada 2019 mengamati efek konsumsi jus tomat tanpa tambahan garam.
Para peserta rata-rata mengonsumsi sekitar 200 mililiter jus tomat setiap hari selama satu tahun. Dari penelitian tersebut, peneliti menemukan adanya penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada 94 peserta yang mengalami hipertensi atau prehipertensi dan belum menjalani pengobatan.
Tetap Perhatikan Pola Hidup Secara Keseluruhan
Meski beberapa penelitian menunjukkan potensi manfaat dari jus bit, tomat, dan delima, konsumsi minuman tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai satu-satunya cara untuk mengendalikan tekanan darah.
Menjaga tekanan darah tetap sehat juga membutuhkan pola makan seimbang, membatasi asupan garam, rutin melakukan aktivitas fisik, serta mendapatkan tidur yang cukup.
Selain itu, cara penyajian juga perlu diperhatikan. Sebaiknya hindari penambahan gula atau garam secara berlebihan agar manfaat dari bahan alami tersebut tidak berkurang.
