Skip to content
lettica.org
Menu
  • Beranda
  • Nasional
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
Menu

50 Tahun Jalin Kemitraan Strategis, ASEAN dan Selandia Baru Genjot Ekonomi Digital dan Biru

Posted on July 11, 2025July 11, 2025 by yasuo

LETTICA — Kuala Lumpur – Indonesia menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama ASEAN dan Selandia Baru ke arah yang lebih strategis dan berorientasi masa depan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, dalam forum ASEAN–New Zealand Post Ministerial Conference (PMC) yang berlangsung di Kuala Lumpur, Kamis (10/7/2025), bertepatan dengan peringatan 50 tahun kemitraan ASEAN–Selandia Baru.

“Selama lima dekade terakhir, ASEAN dan Selandia Baru telah membangun kemitraan yang kuat, berlandaskan aspirasi bersama untuk Indo-Pasifik yang aman dan sejahtera,” ujar Menlu Sugiono, seperti mengutip pernyataan resmi Kemlu RI, Jumat (11/7).

Menlu Sugiono mendorong dukungan Selandia Baru terhadap ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), yang saat ini tengah dinegosiasikan. Kerangka ini diperkirakan akan menghubungkan lebih dari 680 juta orang dan membuka potensi ekonomi digital senilai USD 2 triliun pada 2030.

Peluang Kerja Sama Ekonomi Biru

Menlu RI Sugiono di pertemuan ASEAN–New Zealand Post Ministerial Conference (PMC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (10/7/2025). (Dok. Kemlu RI)

Selain digital, kerja sama di bidang ekonomi biru juga menjadi sorotan. Indonesia menyambut kolaborasi dalam ASEAN Blue Economy Framework (ABEF), khususnya pada sektor perikanan berkelanjutan, energi terbarukan, dan bioteknologi kelautan.

Langkah ini dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan, sembari menjaga ekosistem maritim yang menjadi kekuatan geografis ASEAN.

Dalam aspek perdagangan, ASEAN–Australia–New Zealand Free Trade Area (AANZFTA) disebut tetap menjadi pilar stabil hubungan ekonomi. Indonesia mendorong eksplorasi kolaborasi baru yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan kawasan.

Menlu Sugiono juga menyampaikan apresiasi terhadap peran Selandia Baru sebagai penghubung antara ASEAN dan negara-negara Pasifik, terutama melalui forum ASEAN–Pacific Islands Forum (PIF) Dialogue yang diprakarsai Indonesia pada 2024.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI

  • Mesin Kini Ikut Mengatur Ritme Hidup: Transformasi Teknologi
  • Perubahan Cara Mengelola Stres: Strategi Baru
  • Aplikasi Berbasis AI Kian Populer: Revolusi Digital di Era Modern
  • Produk Lokal Inovatif Masuk Pasar Online: Meningkatkan Daya Saing
  • Perkembangan Pendidikan Online: Membuka Peluang Baru

PARTNER

metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb mirecomendadotienda lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy

SPONSOR


TOP SEARCH


©2026 lettica.org | Design: Newspaperly WordPress Theme