
Jakarta – Menjaga tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia tidak hanya bergantung pada perawatan dari luar. Makanan yang dikonsumsi setiap hari juga berperan dalam mendukung kesehatan kulit, jantung, pencernaan, hingga energi tubuh.
Karena itu, pola makan dengan beragam sumber nutrisi dapat menjadi salah satu fondasi untuk membantu tubuh menghadapi proses penuaan secara sehat.
Dilansir dari NDTV Food, wellness coach Zarina Manaenkova menyebut empat kelompok makanan yang dapat menjadi bagian dari pola makan untuk mendukung kesehatan di usia matang. Berikut daftarnya.
1. Perbanyak Sayuran dengan Beragam Warna
Mengisi piring dengan sayuran berwarna-warni menjadi salah satu kebiasaan yang disarankan. Perbedaan warna pada sayuran umumnya menunjukkan adanya beragam senyawa tumbuhan atau fitonutrien di dalamnya.
Bayam, wortel, paprika, dan brokoli merupakan beberapa contoh sayuran yang dapat dikonsumsi secara rutin. Berbagai vitamin dan senyawa antioksidan di dalam sayuran membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus mendukung fungsi tubuh.
Mengonsumsi sayuran yang bervariasi juga membuat tubuh mendapatkan lebih banyak jenis zat gizi dibandingkan hanya mengandalkan satu jenis sayuran.
2. Pilih Ikan Berlemak yang Kaya Omega-3
Ikan berlemak, seperti salmon, dapat menjadi sumber protein dan asam lemak omega-3. Nutrisi tersebut penting sebagai bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.
Omega-3 juga berperan dalam berbagai fungsi tubuh dan sering dikaitkan dengan kesehatan kulit. Protein dari ikan pun relatif mudah dimanfaatkan tubuh.
Memasukkan ikan berlemak ke dalam menu secara rutin dapat menjadi salah satu cara untuk memperkaya asupan nutrisi harian.
3. Jangan Lupakan Kacang dan Biji-bijian
Kacang-kacangan serta biji-bijian menawarkan kombinasi nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Kelompok makanan ini mengandung lemak tidak jenuh, vitamin E, serta berbagai senyawa antioksidan.
Kandungan lemak sehatnya dapat mendukung kesehatan jantung, sementara vitamin E dan senyawa antioksidan berperan dalam melindungi sel tubuh.
Kacang dan biji-bijian juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan pencernaan karena mengandung serat.
4. Tambahkan Makanan Fermentasi
Kesehatan usus juga tidak kalah penting ketika membicarakan penuaan yang sehat. Makanan fermentasi seperti yogurt, sauerkraut, dan acar dapat menjadi sumber mikroorganisme yang mendukung keseimbangan mikrobioma, tergantung jenis dan proses pembuatannya.
Probiotik tertentu dapat membantu menjaga fungsi saluran pencernaan serta mendukung sistem kekebalan tubuh. Kondisi mikrobioma yang baik juga berkaitan dengan proses penyerapan nutrisi.
Manaenkova bahkan menyebut makanan fermentasi sebagai salah satu pilihan penting dalam pola makan untuk mendukung proses penuaan yang sehat.
Meski makanan berperan penting, proses penuaan tidak ditentukan oleh pola makan saja. Kualitas tidur, aktivitas fisik, pengelolaan stres, kondisi kesehatan, serta faktor genetik turut memengaruhi kondisi tubuh dan kulit seiring bertambahnya usia.
Karena itu, tidak ada satu jenis makanan yang bisa membuat seseorang benar-benar ‘kembali muda’. Namun, membiasakan diri mengonsumsi makanan bergizi dan beragam dapat membantu menyediakan fondasi yang baik untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar hingga usia lanjut.
